Sabtu, 12 Desember 2015

You’ve Got Mail

 

 

Description: http://raniyulianty.com/wp-content/uploads/2012/09/Youve-got-mail1.jpg


Film You’ve Got Mail ini di Sutradarai oleh Nora Ephron yang sekaligus sebagai Produser Film ini. Pemeran dalam Film You’ve Got Mail ini adalah Tom Hanks dan Meg Ryan. Film yang berdurasi 119 menit ini dirilis pada tanggal 18 Desember 1998 tentunya disaat saya masih berumur satu tahun..
Sampai saat ini Film You’ve Got Mail masih banyak disukai oleh banyak orang maka dari itu Film ini selalu disebut Film jadul. Film ini dibuat saat marak – maraknya internet dikhalayak umum. Di internet juga bisa menjalin relation jarak jauh tanpa harus kenal dan bertemu muka sebelumnya bukan hanya untuk memperluas informasi saja.
Film ini diawali dengan adegan Katelyn dan Joe yang saling berkirim email. Mereka tidak saling mencantumi nama asli, hanya tahu nick name nama di email mereka. Tapi, mereka selalu curhat satu sama lain. Padahal, saat itu masing-masing sudah punya pasangan namun belum menikah. Mereka merasa cocok satu sama lain tapi beranggapan bahwa itu bukan selingkuh karena mereka tidak menyerempet ke hal-hal asmara. Hanya saling bertukar cerita lewat email.
Tapi, lucunya ada adegan saat Katelyn cepat-cepat mengintip pasangannya yang keluar apartemen dan langsung membuka laptop saat pasangannya itu sudah menghilang di jalanan. Katelyn Kelley memiliki toko buku kecil saat itu. Dia merasa terganggu dengan toko besar yang akan dibuka. Toko besar itu terletak tepat di seberang jalan. Kehadiran toko tersebut tentunya akan mengganggu omset toko kecilnya karena toko buku tersebut memiliki fasilitas yang lebih dan mempunyai koleksi buku yang lebih banyak dibanding toko buku milik Katelyn.
Tanpa dia tahu, bahwa pemilik toko besar itu sebenarnya adalah Joe. Joe sudah bercerai dengan istrinya dan memiliki dua orang anak. Kebetulan sekali, kedua anaknya itu adalah pelanggan toko bukunya. Suatu saat, Joe sedang berjalan-jalan dengan kedua anaknya dan mampir ke toko milik Katelyn. Saat itu, Katelyn sedang membacakan dongeng di hadapan anak-anak. Joe dan anak-anaknya menyimak penampilan Katelyn yang menawan. Di sana, mereka berkenalan. Saat itu Katelyn langsung curhat mengenai toko besar yang akan dibuka itu.
Toko itu bernama FOX. Tanpa dia sadari kalau Joe adalah pemilik toko buku tersebut. Joe hanya memperkenalkan nama depannya. Katelyn dan Joe masih saling bertukar cerita lewat email. Tanpa masing-masing sadari bahwa di dunia nyata sebenarnya mereka sudah berkenalan. Di sebuah pesta, Joe dan Katelyn datang. Mereka datang bersama pasangan masing-masing. Katelyn belum menyadari kalau Joe adalah pemilik toko buku saingannya. Dia masih menyapa Joe dengan ramah.
Hingga, ada tamu lain yang memberi tahu Katelyn siapa Joe yang sebenarnya. Katelyn pun marah kepada Joe dan menganggap Joe adalah penipu. Hingga terjadi perseteruan di antara mereka. Toko Fox pun dibuka. Seperti yang sudah diperkirakan, toko Fox membuat omset toko buku Katelyn turun. Katelyn kehilangan pelanggan. Dia pun sedih dan curhat pada teman emailnya. Joe, sebagai teman emailnya memberi saran-saran untuk membuat perlawanan.
Katelyn pun melakukan saran dari Joe, dengan cara membuat berita mengenai toko kecilnya yang terancam bangkrut karena toko Fox. Berita tersebut berhasil menarik perhatian hingga Katelyn diundang wawancara. Sayangnya, hal itu tidak membuat omset tokonya naik. Toko Katelyn tetap terancam bangkrut. Katelyn pun putus asa dan minta bertemu dengan teman emailnya. Katelyn meminta bertemu di sebuah restoran. Joe pun sepakat.
Pada malam yang sudah dijanjikan, Katelyn menunggu. Joe datang bersama temannya, dia meminta temannya untuk melihat seperti apa perempuan yang menjadi teman emailnya. Joe sangat kaget saat tahu bahwa Katelyn lah yang sedang menunggu dirinya. Joe memutuskan untuk tidak menemui Katelyn.
Katelyn sudah sangat lama menunggu tapi dia tetap sabar duduk di kursinya. Saat itu, tiba-tiba Joe masuk. Katelyn langsung sembunyi di balik buku saat melihat wajah musuhnya memasuki restoran. Joe langsung duduk di hadapan Katelyn sambil berpura-pura bertanya sedang menunggu siapa. Katelyn langsung menolak kehadiran Joe. Tapi, Joe cuek aja dan terus ngajak Katelyn ngobrol.
Akhirnya, toko buku Katelyn benar-benar bangkrut. Katelyn memutuskan untuk menutup toko bukunya. Dia pun putus dengan pacarnya yang bilang ternyata tidak mencintai Katelyn dan sudah bertemu dengan perempuan lain. Katelyn sama sekali tidak sedih karena dia pun tidak mencintai pacarnya. Di lain tempat, Joe bersama pacarnya terperangkap di lift. Saat itu, Joe sadar bahwa pacarnya tidak pernah memikirkan Joe tapi hanya memikirkan dirinya sendiri. Joe pun putus dari pacarnya.
Joe dan Katelyn masih saling bertukar cerita melalui email. Joe sudah tahu siapa teman emailnya sementara Katelyn sama sekali tidak tahu. Di dunia nyata, Joe sering mendekati Katelyn hingga mereka sering jalan bersama. Hingga Katelyn pun curhat tentang teman emailnya kepada Joe. Joe pun memberi saran kepada Katelyn hingga Katelyn memutuskan untuk kembali mengajak teman emailnya itu bertemu. Sebelum pertemuan, Katelyn sempat jalan dengan Joe dan memberi tahu Joe bahwa dia akan bertemu dengan teman emailnya.

Sebenarnya saat itu Katelyn sudah tertarik dengan Joe tapi Katelyn merasa bahwa dia jatuh cinta pada teman emailnya. Pada saat janjian di taman, Katelyn menunggu teman emailnya. Dia kaget bercampur bahagia saat melihat siapa yang datang, yang ternyata adalah Joe, laki-laki di dunia nyata yang sudah mencuri hatinya.

Bagaimana menurutmu?....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar