You’ve Got Mail
Film You’ve Got Mail ini di Sutradarai oleh Nora Ephron yang sekaligus sebagai Produser
Film ini. Pemeran dalam Film You’ve Got Mail ini adalah Tom Hanks dan Meg Ryan.
Film yang berdurasi 119 menit ini dirilis pada tanggal 18 Desember 1998 tentunya disaat saya masih berumur
satu tahun..
Sampai saat ini Film You’ve Got Mail masih
banyak disukai oleh banyak orang maka dari itu Film ini selalu disebut Film
jadul. Film ini dibuat saat marak – maraknya internet dikhalayak umum. Di internet
juga bisa menjalin relation jarak jauh tanpa harus kenal dan
bertemu muka sebelumnya bukan hanya untuk memperluas informasi saja.
Film ini diawali dengan adegan Katelyn
dan Joe yang saling berkirim email. Mereka tidak saling mencantumi nama asli, hanya
tahu nick name nama di email mereka. Tapi, mereka selalu curhat satu sama lain.
Padahal, saat itu masing-masing sudah punya pasangan namun belum menikah.
Mereka merasa cocok satu sama lain tapi beranggapan bahwa itu bukan selingkuh
karena mereka tidak menyerempet ke hal-hal asmara. Hanya saling bertukar cerita
lewat email.
Tapi, lucunya ada adegan saat Katelyn
cepat-cepat mengintip pasangannya yang keluar apartemen dan langsung membuka
laptop saat pasangannya itu sudah menghilang di jalanan. Katelyn Kelley memiliki
toko buku kecil saat itu. Dia merasa terganggu dengan toko besar yang akan
dibuka. Toko besar itu terletak tepat di seberang jalan. Kehadiran toko
tersebut tentunya akan mengganggu omset toko kecilnya karena toko buku tersebut
memiliki fasilitas yang lebih dan mempunyai koleksi buku yang lebih banyak dibanding
toko buku milik Katelyn.
Tanpa dia tahu, bahwa pemilik toko
besar itu sebenarnya adalah Joe. Joe sudah bercerai dengan istrinya dan
memiliki dua orang anak. Kebetulan sekali, kedua anaknya itu adalah pelanggan
toko bukunya. Suatu saat, Joe sedang berjalan-jalan dengan kedua anaknya dan
mampir ke toko milik Katelyn. Saat itu, Katelyn sedang membacakan dongeng di
hadapan anak-anak. Joe dan anak-anaknya menyimak penampilan Katelyn yang
menawan. Di sana, mereka berkenalan. Saat itu Katelyn langsung curhat mengenai
toko besar yang akan dibuka itu.
Toko itu bernama FOX. Tanpa dia sadari
kalau Joe adalah pemilik toko buku tersebut. Joe hanya memperkenalkan nama
depannya. Katelyn dan Joe masih saling bertukar cerita lewat email. Tanpa
masing-masing sadari bahwa di dunia nyata sebenarnya mereka sudah berkenalan.
Di sebuah pesta, Joe dan Katelyn datang. Mereka datang bersama pasangan masing-masing.
Katelyn belum menyadari kalau Joe adalah pemilik toko buku saingannya. Dia masih
menyapa Joe dengan ramah.
Hingga, ada tamu lain yang memberi
tahu Katelyn siapa Joe yang sebenarnya. Katelyn pun marah kepada Joe dan
menganggap Joe adalah penipu. Hingga terjadi perseteruan di antara mereka. Toko
Fox pun dibuka. Seperti yang sudah diperkirakan, toko Fox membuat omset toko
buku Katelyn turun. Katelyn kehilangan pelanggan. Dia pun sedih dan curhat pada
teman emailnya. Joe, sebagai teman emailnya memberi saran-saran untuk membuat
perlawanan.
Katelyn pun melakukan saran dari Joe,
dengan cara membuat berita mengenai toko kecilnya yang terancam bangkrut karena
toko Fox. Berita tersebut berhasil menarik perhatian hingga Katelyn diundang
wawancara. Sayangnya, hal itu tidak membuat omset tokonya naik. Toko Katelyn
tetap terancam bangkrut. Katelyn pun putus asa dan minta bertemu dengan teman
emailnya. Katelyn meminta bertemu di sebuah restoran. Joe pun sepakat.
Pada malam yang sudah dijanjikan, Katelyn
menunggu. Joe datang bersama temannya, dia meminta temannya untuk melihat
seperti apa perempuan yang menjadi teman emailnya. Joe sangat kaget saat tahu
bahwa Katelyn lah yang sedang menunggu dirinya. Joe memutuskan untuk tidak
menemui Katelyn.
Katelyn sudah sangat lama menunggu
tapi dia tetap sabar duduk di kursinya. Saat itu, tiba-tiba Joe masuk. Katelyn
langsung sembunyi di balik buku saat melihat wajah musuhnya memasuki restoran.
Joe langsung duduk di hadapan Katelyn sambil berpura-pura bertanya sedang
menunggu siapa. Katelyn langsung menolak kehadiran Joe. Tapi, Joe cuek aja dan
terus ngajak Katelyn ngobrol.
Akhirnya, toko buku Katelyn
benar-benar bangkrut. Katelyn memutuskan untuk menutup toko bukunya. Dia pun
putus dengan pacarnya yang bilang ternyata tidak mencintai Katelyn dan sudah
bertemu dengan perempuan lain. Katelyn sama sekali tidak sedih karena dia pun
tidak mencintai pacarnya. Di lain tempat, Joe bersama pacarnya terperangkap di
lift. Saat itu, Joe sadar bahwa pacarnya tidak pernah memikirkan Joe tapi hanya
memikirkan dirinya sendiri. Joe pun putus dari pacarnya.
Joe dan Katelyn masih saling bertukar
cerita melalui email. Joe sudah tahu siapa teman emailnya sementara Katelyn
sama sekali tidak tahu. Di dunia nyata, Joe sering mendekati Katelyn hingga
mereka sering jalan bersama. Hingga Katelyn pun curhat tentang teman emailnya
kepada Joe. Joe pun memberi saran kepada Katelyn hingga Katelyn memutuskan
untuk kembali mengajak teman emailnya itu bertemu. Sebelum pertemuan, Katelyn
sempat jalan dengan Joe dan memberi tahu Joe bahwa dia akan bertemu dengan
teman emailnya.
Sebenarnya saat itu Katelyn sudah
tertarik dengan Joe tapi Katelyn merasa bahwa dia jatuh cinta pada teman
emailnya. Pada saat janjian di taman, Katelyn menunggu teman emailnya. Dia
kaget bercampur bahagia saat melihat siapa yang datang, yang ternyata adalah
Joe, laki-laki di dunia nyata yang sudah mencuri hatinya.
Bagaimana menurutmu?....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar